Ratusan Pesilat Bertarung Dalam Kejurkab Magelang

Dilihat 3300 kali
Ratusan pesilat mengikuti Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) tingkat remaja dan dewasa 2018 di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Muntilan Kabupaten Magelang 29-30 Desember 2018.

BERITAMAGELANG.ID - Ratusan pesilat mengikuti Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) tingkat remaja dan dewasa di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Muntilan Kabupaten Magelang. Kegiatan selama dua hari, 29-30 Desember 2018 ini guna mencari calon atlet berprestasi mengharumkan nama Kabupaten Magelang.


"Ini untuk mencari bibit atlet yang siap di jenjang berikutnya. Karena selama ini kita baru bisa sampai tingkat Kejurda," kata Panitia Kejurkab Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Magelang, Sariana di sela acara, Sabtu (29/12).


Kejurkab, imbuh Sariana, merupakan salah satu agenda tahunan IPSI Kabupaten Magelang untuk mendongkrak prestasi.


"Kita juga rutin menggelar POPDA Kabupaten Magelang tingkat pelajar. Kita juga selalu mengirim kontingen kejuaraan antar Kabupaten Dulongmas," lanjutnya.


Kegiatan Kejurkab dibuka Wakil Ketua IPSI, Bambang Anggono. Sebanyak 140 pesilat dari 11 perguruan se Kabupaten Magelang turut mengirim atlet terbaiknya.


"Peserta 80 dewasa dan 60 peserta remaja dari 11 perguruan anggota IPSI. Kategorinya kelas A hingga H semua terisi Putra Putri untuk 30 juara," jelas Sariana.


Kategori yang dilombakan meliputi Seni, Tunggal beregu dan Laga Tanding perorangan.


"Kita belajar menjunjung tinggi sportifitas. Harapannya pencak silat Kabupaten Magelang menemui masa keemasan seperti tahun 1980 yang menembus laga nasional," paparnya.


Pencak silat telah mendunia. Sedangkan wilayah Kabupaten Magelang memiliki 10 perguruan historis, seperti Pasaja Mataram, Tapak Suci, Setia Hati dan lainnya. Tahun 1980 merupakan masa emas prestasi bagi pencak silat Kabupaten Magelang. Saat itu pesilat lereng Merapi disegani kawan maupun lawan di kancah nasional.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang