Sejumlah ASN Ikuti Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

Dilihat 2182 kali

BERITAMAGELANG.ID - Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran (Satpol PP & PK) Kabupaten Magelang, menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan dasar penanggulangan kebakaran, di Ruang Cemerlang Setda Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (21/01). Kegiatan itu diikuti 40 peserta dari perwakilan dinas dan instansi di lingkungan Setda Kabupaten Magelang.


"Tujuan utama dari kegiatan ini, adalah meminimalisir korban jiwa maupun kerugian akibat kebakaran. Di sisi lain, agar Aparatur Sipil Negara (ASN), memiliki pengetahuan dasar tentang langkah-langkah pemadaman bila terjadi kebakaran," demikian disampaikan Kepala Unit Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran pada Satpol PP dan PK, Heri Prawoto, di sela-sela sosialisasi.


Materi yang diberikan, lanjut Heri, terdiri dari pengentahuan dasar tentang antisipasi kebakaran. Termasuk apa yang harus dilakukan pertama kali bila terjadi kebakaran.


"Ada dua tahap sosialisasi. Pertama, tentang teori pengetahun dasar. Kedua, praktek penyelamatan diri bila terjadi kebakaran. Biasanya, dua materi itu kami bagi dua. Jadi empat jam teori dan empat jam praktek," jelasnya.


Pihaknya menargetkan, kegiatan serupa akan dilakukan di sejumlah tempat.


"Tahun 2019 ini, kami ada enam pelatihan. Selain di lingkungan Pemkab Magelang, ke depan juga akan kami lakukan diantaranya di dua pasar, yakni Pasar Secang dan Kaponan. Kemudian di dua desa siaga kebakaran di Tegalrejo dan Pucang. Yang lain di pondok pesantren," ungkapnya.


Sepanjang 2018, ada 155 kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Magelang. Empat diantaranya terjadi di lereng gunung tepatnya di lahan milik Perhutani. 


"Jumlah ini naik cukup signifikan apabila dibandingkan dengan tahun 2017. Dimana pada tahun 2017, kejadian kebakaran tidak sampai 100 kejadian. Kenaikan ini disebabkan berbagai faktor. Salah satunya karena cuaca dan musim kemarau panjang," tutupnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang