BERITAMAGELANG.ID - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang, Selasa (7/7/2020) bertambah satu menjadi tiga orang. Satu tambahan ini, merupakan laki-laki berusia 68 tahun warga Kecamatan Borobudur. Sebelumnya, ia dirawat di RSUD Muntilan dirujuk dari RS Aisiyah Muntilan sejak tanggal 1 Juli. Saat masuk rumah sakit, hasil rapid test reaktif sehingga menjadi PDP.
"Tambahan satu pasien terkonfirmasi positif ini sebelumnya merupakan PDP dan setelah di swab hasilnya positif. Namun demikian tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak dengan kasus positif. Hanya saja, yang bersangkutan mempunyai toko kelontong dan membeli barang dagangan di pasar borobudur," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.
Dengan tambahan satu ini, kata Nanda, jumlah pasien terkonfirmasi positif menjadi tiga orang. "Secara kumulatif jumlah pasien positif menjadi 145 orang. Rinciannya, empat meninggal dan 138 sembuh serta tiga dirawat dirumah sakit," lanjutnya.
Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), hari ini ada tambahan satu orang dari Kecamatan Sawangan. Meski demikian, hari ini juga ada tiga PDP yang dinyatakan sembuh. Mereka berasal dari Kecamatan Muntilan, Dukun dan Kecamatan Srumbung. "Untuk jumlah kumulatif PDP hingga saat ini, ada 297 orang. Terdiri dari, 17 dirawat, 34 meninggal dan 246 dinyatakan sembuh," jelasnya.
Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), hari ini ada tambahan satu ODP. Dengan demikian, saat ini ada 11 orang yang masih dalam pemantauan. "Untuk jumlah orang yang dirawat, total ada 20 orang. Mereka tersebar di RSUD tidar ada 8 orang, RSJ Soerodjo tujuh orang, RSUD Muntilan tiga orang dan masing-masing satu orang di RST Soedjono serta RS Karyadi Semarang," ungkapnya.
Dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif dan PDP itu, menandakan jika Virus Korona di Kabupaten Magelang masih ada. Terkait hal itu, pihaknya minta kepada masyarakat agar tetap mematuhi tujuh pedoman sebagai persiapan menuju tatanan kenormalan baru, Bupati Magelang, Zaenal Arifin SIP. Yakni melakukan pengecekan suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak minimal satu meter dan menghindari kerumunan serta disiplin mematuhi protokol kesehatan. "Hal lainnya, mengkonsumsi makanan bergizi, olah raga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh," pungkasnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar