Universitas Muhammadiyah Magelang Antisipasi Faham Radikal Mahasiswa

Dilihat 1565 kali
Rektor UM Magelang, Eko Muh Widodo saat bertemu wartawan, Senin (04/06)

BERITAMAGELANG.ID -  Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang tingkatkan kewaspadaan guna mencegah berkembangnya faham radikal di kalangan mahasiswanya.

"Kita terus lakukan pembinaan dan pemantauan terus-menerus dengan aktivitas kemahasiswaan di kampus," kata Rektor UM Magelang Eko Muh Widodo kepada wartawan, Senin (04/06) .

Seperti diketahui, baru-baru ini, pada Sabtu (03/06) dua mahasiswa Universitas Riau Pekanbaru Riau ditangkap Densus 88 Anti Teror Mabes Polri karena terindikasi menjadi anggota ISIS. Kejadian itu membuat kalangan perguruan tinggi meningkatkan kewaspadaan.

Antisipasi faham radikal itu, menurut Eko sudah dilakukan UM Magelang sejak awal proses penerimaan mahasiswa baru. Tidak hanya menyeleksi dari kemampuan akademik namun juga seleksi berdasar pengetahuan dan pengenalan agama.

"Screening awal diterapkan untuk semua mahasiswa. Kita berdasar kemampuan baca tulis AlQuran, ibadah praktis, pengenalan terhadap akhlak muamalah dan ilmu pengetahuan terkait Islam," jelasnya.

Seiring perkembangan teknologi informatika, Eko menyadari, jika mahasiswa sangat rentan dengan penyusupan faham radikalisme.

"Kita harus berhati-hati karena mahasiswa bisa dicekoki dari mana-mana. Mahasiswa bisa mengenal faham radikal melalui media internet," lanjutnya.

Ia mengaku pihaknya juga bekerjasama dengan pihak kepolisan Polres Magelang untuk mengantisipasi masuknya faham radikal di kalangan mahasiswa. Kerja sama itu dalam bidang sosiaslisasi dan antisipasi,

"Tentunya kita juga menjalin kerjasama dengan kepolisian untuk sosialisasi kepada mahasiswa, sebagai upaya antisipasi," ungkapnya.

Ia berharap kampus UM Magelang bersih dari faham radikal.

"UM Magelang tidak ada dan semoga tidak ada (mahasiswa radikal)," tutupnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar