BERITAMAGELANG.ID - Angin kencang melanda pemukiman warga di lereng Gunung Merbabu Kabupaten Magelang Minggu hingga Senin (20-21/10). Akibat kejadian itu warga dilanda kepanikan dan aktivitas lumpuh.
"Kita sejak semalam, tidak berani di dalam rumah," kata salah satu warga Desa Banyubiru Kecamatan Sawangan, Warsiyo.
Diceritakan Warsiyo, angin kencang itu mulai terjadi sejak habis Isya Minggu (20/10) sekitar pukul 19.00 WIB.
"Suaranya seperti ombak laut, gemluduk (bergemuruh) keras," ungkapnya.
Sejumlah atap rumah warga rusak diterbangkan angin. Hingga Senin (21/10) pagi pusaran angin masih terlihat dari lereng Merbabu dan turun ke pemukiman warga.
"Banyak rumah rusak, kita takut didalam rumah sehingga begadang di pinggir jalan," lanjutnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan dengan menerjunkan personilnya ke lokasi.
"Sejak semalam tim kita sudah bergerak untuk melakukan pendataan dan upaya penanggulangan," kata Edy saat ditemui BeritaMagelang.id di Bali Desa Ketundan Kecamatan Pakis, Senin (21/10) pagi.
Data sementara yang dihimpun BPBD menyebutkan bahwa wilayah terdampak ada di empat Kecamatan Pakis, Tempuran dan Kecamatan Sawangan.
"Angin kencang di Wilayah Kecamatan Pakis, Sawangan, Ngablak, dan Kajoran," jelas Edy.
Akibat fenomena angin kencang ini, puluhan rumah warga rusak dan sejumlah akses penghubung antar desa dan jaringan listrik terputus.
"Kita belum tahu apa ini badai, namun sehingga menyebabkan atap rumah berterbangan dan pohon tumbang yang berakibat tertutupnya akses jalan," papar Edy.
Hingga berita ini dibuat, tim BPBD, TNI Polri, relawan dan warga masih berupaya membuka sejumlah akses jalan dan mendata kerugian termasuk warga yang mengungsi di sejumlah titik aman.
@kominfomagelang Mengenakan pakaian adat Jawa, Pemerintah Kabupaten Magelang menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman Setda Kabupaten Magelang, Sabtu (2/5/2026). Upacara dipimpin Wakil Mupati Magelang Sahid dan diikuti seluruh ASN secara langsung dan virtual melalui platform Zoom. Wabup mengatakan dalam momen hari pendidikan nasional ini Pemkab Magelang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dari segi pembiayaan dan kesejahteraan guru. Dalam kesempatan tersebut juga ditandatangani pakta integritas seleksi penerimaan murid (SPMB) baru oleh wakil bupati Magelang, Forkopimda serta para kepala perangkat daerah terkait.
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar