Bupati Magelang Serahkan Bantuan RTLH pada Masyarakat 

Dilihat 79 kali

BERITAMAGELANG.ID - Memperingati Hari Perumahan Nasional ke-17 tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Magelang memberikan bantuan sosial berupa perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada sejumlah masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diserahkan oleh Bupati Magelang Grengseng Pamuji secara simbolis, di Pendopo drh Soepardi Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Jumat (29/8).


Bantuan perbaikan RTLH ini bersumber dari anggaran BAZNAS dan CSR sebesar Rp420 juta yang disalurkan untuk 25 penerima bantuan. Kemudian Bank Jateng Cabang Mungkid memberikan bantuan sebesar Rp380 juta kepada 18 penerima bantuan.


PT BPR Bank Bapas 69 juga memberikan bantuan sebesar Rp60 juta bagi tiga penerima bantuan dan APERSI (Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia) memberikan bantuan sebesar Rp60 juta kepada tiga penerima bantuan.


Kepala DPRKP Kabupaten Magelang, Kunta Hendradata dalam laporannya menyampaikan selain penyerahan bantuan RTLH, dalam rangka memperingati Hari Perumahan Nasional ini juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis pembebasan hak atas tanah dan bangunan bagi masyarakat berpenghasilan rendah kepada tiga orang.


Kemudian diserahkan juga bantuan secara simbolis pembebasan retribusi persetujuan bangunan gedung bagi masyarakat berpenghasilan rendah kepada tiga orang perwakilan dan penyerahan santunan kepada tujuh anak yatim-piatu.


Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan 'Saatnya Rakyat Punya Rumah' menjadi tema sentral peringatan Hari Perumahan Nasional tahun ini. Menurutnya, tema ini bukan sekedar slogan, tetapi merupakan panggilan dan komitmen untuk memastikan setiap keluarga, setiap individu, memiliki tempat tinggal yang layak dan terjangkau.


Praktis, harus disadari bahwa memiliki rumah adalah hak dasar setiap warga negara. Rumah bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga fondasi utama untuk membangun keluarga yang sejahtera, sehat, dan berakhlak mulia. 


“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Magelang terus berupaya maksimal untuk mewujudkan visi ini,” tegasnya.


Berbagai program telah dilaksanakan, mulai dari kemudahan perizinan, penyediaan lahan strategis, hingga kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pengembang dan perbankan, untuk menyediakan skema pembiayaan yang lebih ringan. 


"Kita berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur pendukung, seperti akses jalan dan sanitasi, demi kenyamanan dan kesejahteraan penghuni," kata Grengseng Pamuji.


Kendati demikian, untuk mewujudkan impian tersebut Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan seluruh elemen masyarakat. 


"Maka saya mengajak seluruh pihak yang hadir, khususnya para pengembang perumahan, untuk bersama-sama membangun hunian yang tidak hanya layak huni, tetapi juga ramah lingkungan dan terintegrasi dengan tata ruang kota yang baik. Mari kita wujudkan pembangunan perumahan yang berorientasi pada kebutuhan rakyat, bukan hanya pada keuntungan semata," ajaknya.


Ia berharap momentum Hari Perumahan Nasional ini bisa menjadi motivasi bagi semua untuk terus berjuang, bekerja keras, dan berinovasi demi terwujudnya mimpi setiap warga Magelang untuk memiliki rumah yang layak.


"Jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk memperbaharui tekad dan komitmen kita bersama mewujudkan harapan seluruh masyarakat Kabupaten Magelang," pesannya.


Pada kesempatan yang sama, Grengseng Pamuji juga mengingatkan kepada para pengembang agar selalu menjadi pengembang yang baik. Ia meminta agar para pengembang tidak mengabaikan hak orang lain.


"Telah banyak catatan perdata terkait perumahan. Mohon ini menjadi catatan," tegasnya.


Grengseng juga menekankan kepada DPRKP dan DPUPR agar tidak mudah memberikan izin, terkait izin yang bisa mengambil hak yang bukan haknya.


"Ini penting karena banyak hak masyarakat kita yang tidak punya kemampuan mengakses birokrasi dan tidak punya pengetahuan tentang regulasi, akhirnya hak atas tanah mereka menjadi hilang," tandas Grengseng.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar