BERITAMAGELANG.ID - Dalam pelaksanaan Pilkades serentak 2019 Kabupaten Magelang pada Minggu (24/11/2019), mayoritas calon kades petahana terpilih kembali.
Kabid Dinas Pemerintahan dan Pemberdayaan Desa pada Dispermades Kabupaten Magelang, Khoirul Anwar mengatakan calon Kades petahana masih cukup eksis untuk terpilih kembali.
"Hanya terpaut sedikit antara incumbent (petahana) terpilih kembali dan incumbent yang gagal," ucap Khoirul, Selasa (26/11/2019).
Data dari Dinas Pemberdayaan Mayarakat dan Desa, (Dispermades) Kabupaten Magelang menyebutkan, jumlah petahana yang mendaftar 243 orang, yang gugur di seleksi tambahan dua orang.
Jumlah petahana yang kalah dalam Pilkades 89 orang, yang menang 151 orang. Namun ada satu petahana yang tidak dapat melanjutkan proses Pilkades yaitu Kepala Desa Blondo.
"Jadi jumlah desa yang menggelar Pilkades serentak 2019 ada 293," ungkapnya.
Calon kades dengan usia termuda, yang mendaftar adalah kelahiran 1994 dari Desa Jumoyo Kecamatan Salam, namun kalah. Dan yang tertua dari Desa Purworejo Kecamatan Candimulyo, yang juga kalah.
"Sedangkan Kades terpilih termuda dari Desa Banjarrejo Kecamatan Kaliangkrik atas nama Muh Heri kelahiran tahun 1993," jelasnya.
@kominfomagelang Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar