BERITAMAGELANG.ID - Kebakaran hutan yang terjadi di lereng Gunung Sumbing tidak mengganggu aktivitas pertanian.
Petani di Dusun Butuh Desa Temanggung Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang misalnya, pada Selasa (13/8), tetap bersemangat melakukan panen aneka jenis sayur yang mereka tanam, meski titik api berada di atas lahan mereka.
"Ini panen dari petani, ya kebakaran kan lokasinya masih jauh," kata pengepul sayur, Lasmiyah saat ditemui BeritaMagelang.id di rumahnya.
Menurutnya, kejadian kebakaran hutan Gunung Sumbing tidak berpengaruh terhadap hasil panen para petani. Bahkan volumenya cenderung meningkat lantaran musim kemarau. Warga juga tetap beraktivitas normal untuk mencari rumput dan bercocok tanam.
"Minimal satu ton sayuran setiap hari kita kirim ke Pasar Muntilan. Harganya juga stabil, seperti loncang (daun bawang) Rp 7.000/kg, Brokoli Rp 5.000/kg," jelas Lasmiyah.
Musim kemarau kali ini hasil panen petani Sumbing memang melimpah. Namun, kekeringan pula yang memicu bencana kebakaran di kawasan hutan lindung Gunung Sumbing sejak Minggu, (11/8).
Setelah sempat padam pada Senin (12/8), titik api kembali terlihat Selasa (13/8) pagi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah bergerak ke lokasi kebakaran hutan Gunung Sumbing.
"Sejak pagi ini tim BPBD ke lokasi Butuh Kaliangkrik memberikan dukungan logistik pangan dan masker," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magelang Didik Wahyu Nugroho, Selasa (13/8).
Menurut Didik, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan basecamp Butuh dan Pemdes setempat untuk upaya penanganan lanjutan.
"Personil yg terlibat yakni, BPBD, relawan basecamp Butuh, Banser sekitar 50 personil. Tim Basecamp Adipura Kaliangkrik bersama Perhutani dan Dinas Kehutanan Provinsi naik untuk cek dan upaya pemadaman," terangnya.
Hingga saat ini belum diketahui jumlah luas dan penyebab kebakaran Gunung Sumbing. Akibat kebakaran itu, semua jalur pendakian Gunung Sumbing juga ditutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
@kominfomagelang “Loker susah dicari.” Mungkin kalimat itu sedikit terjawab hari ini. Ada 3.717 lowongan kerja yang dibuka dalam Job Fair Kabupaten Magelang, dengan 36 perusahaan yang ikut berpartisipasi. Dari fresh graduate sampai pencari kerja usia 50 tahun, semuanya datang dengan harapan yang sama: mendapatkan kesempatan. Karena kadang yang dibutuhkan bukan sekadar motivasi, tapi akses dan peluang yang nyata. Semoga ada kabar baik yang pulang bersama para pencari kerja hari ini. 🙏 #JobFair #LokerMagelang #CariKerja #magelang24jam #infoLoker ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar