Kelompok Tani Salaman Sentra Budi Daya Kambing Etawa

Dilihat 7018 kali
Kelompok tani ternak " Ingon Tani" Ngargoretno Salaman Kabupaten Magelang mendapat kunjungan dari wisatawan

BERITAMAGELANG.ID - Recording atau pencatatan yang  teratur, mengantarkan kelompok tani Ternak "Ingon Tani" Dusun Selorejo Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang, jadi Juara II Lomba Kelompok Tani Ternak Jawa Tengah.


Faktor pembinaan anggota yang baik serta adanya edukasi wisata, menjadikan Kelompok Tani di lereng pegunungan Menoreh ini mendapatkan poin lebih. 


"Kebetulan tempat kami sering dikunjungi wisatawan asing maupun lokal yang belajar budidaya dan cara memerah susu kambing, sehingga ini menjadi poin tersendiri dari para juri," kata Ketua Kelompok Tani ternak Ingon tani, Shoim, Senin (19/8).


Dia menyebutkan, susu kambing merupakan susu dengan kualitas yang bagus, banyak protein dengan kadar lemak rendah. 


Sementara itu, yang dimaksud dengan recording yang baik, adalah pencatatan setiap ekor kambing. Di dunia peternakan, tidak baik seekor kambing dikawinkan dengan kambing yang sedarah atau inses. 


"Ini sebenarnya yang sering diabaikan oleh para peternak, mereka asal mengawinkan tanpa mengetahui silsilah dari kambing itu. Recording mempengaruhi keberhasilan ternak," terangnya.


Shoim mengaku sudah sangat paham terhadap setiap ekor kambing yang dimiliki. Kambing yang dipelihara berasal Kaligesing Purworejo yang masih berdekatan dengan Ngargoretno, sehingga ia mencoba untuk mengembangkan.


Dikatakan, kelompok tani yang ia ketuai, fokus pada pembudidayaan kambing. Salah satunya kambing jenis Jawa Randu dan Peranakan Etawa (PE). Bahkan ada beberapa anggotanya yang sering ikut kontes kambing PE dan meraih juara. Saat ini, anggotanya ada sekitar 35 orang.


Menurut Soim, melimpahnya hijauan makanan ternak, membuat banyak warga yang memilih beternak kambing. Apalagi kondisi alamnya mirip dengan Kaligesing di Purworejo, yang selama ini dikenal sebagai sentra budidaya kambing PE. Sehingga banyak warga yang ikut memilih beternak kambing jenis PE.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang