BERITAMAGELANG.ID - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang, Rabu (23/9/2020) kembali bertambah. Jika kemarin bertambah 52 orang, hari ini tambah 17 orang. Terdiri dari 9 perempuan dan 8 laki-laki. Mereka berasal dari Candimulyo 5 orang dan masing-masing 3 orang dari Grabag dan Muntilan serta masing-masing satu orang dari Bandongan, Borobudur, Sawangan, Tempuran, Secang dan Srumbung.
"Selain ada 17 pasien baru, saat ini juga ada delapan pasien positif yang dinyatakan sembuh. Lima diantaranya dari Borobudur dan sisanya dari Windusari, Ngluwar dan Bandongan. Dengan tambahan 17 baru dan sembuh 8 ini, jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang, ada 468 orang. Terdiri dari 26 dirawat di beberapa rumah sakit, 132 menjalani isolasi mandiri dan 297 sembuh serta 13 meninggal," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.
Sementara peta sebaran pasien positif diwilayah ini, lanjut Nanda, saat ini ada 20 dari 21 kecamatan yang warganya telah terpapar Covid-19. Paling banyak Kecamatan Mertoyudan dengan 26 orang. Kemudian Kecamatan Salaman, Candimulyo, Borobudur dan Grabag, dengan 25, 18, 16 dan 13 orang. Untuk Kecamatan Secang dan Salam, masing-masing ada 10 orang. Selanjutnya di Ngablak, Muntilan dan Tegalrejo, dengan 7, 6 dan 5 orang.
"Untuk Kecamatan Mungkid, Tempuran dan Bandongan, masing-masing ada empat orang. Kemudian Pakis dan Sawangan ada 3 dan 2 orang. Sedang Kecamatan Kajoran, Ngluwar, Srumbung, Kaliangkrik dan Dukun, ada satu orang," sebutnya.
Sedang untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), saat ini ada tiga tambahan baru. Ia berasal dari Kecamatan Kajoran, Grabag dan Bandongan. "Saat ini juga ada satu PDP asal Secang sembuh dan tiga PDP yang alih status menjadi pasien positif. Mereka berasal dari Kecamatan Sawangan, Tempuran, dan Bandongan. Dengan tambahan tiga baru, tiga alih status ke positif dan seorang sembuh itu, jumlah kumulatif PDP saat ini menjadi 527 orang. Rinciannya, 15 dirawat dirumah sakit, 450 sembuh dan 62 meninggal," lanjutnya.
Dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif dan PDP itu, menandakan jika Virus Corona di Kabupaten Magelang masih ada. Terkait hal itu, pihaknya minta kepada masyarakat agar mentaati Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbup Kabupaten Magelang No. 38 Tahun 2020 tentang pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan. Diantaranya melakukan pengecekan suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak minimal satu meter dan menghindari kerumunan serta disiplin mematuhi protokol kesehatan. "Hal lainnya, mengkonsumsi makanan bergizi, olah raga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh," pungkasnya.
@kominfomagelang Pemerintah Kabupaten Magelang berkomitmen dalam memperkuat ketahanan wilayah dengan mendeklarasikan Gerakan Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA) sebagai bagian dari strategi terpadu penanggulangan bencana. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat hingga tingkat kecamatan dalam menghadapi berbagai potensi risiko bencana secara lebih terstruktur dan berkelanjutan. Deklarasi tersebut digelar di Ruang Command Center Pusaka Gemilang, Setda Kabupaten Magelang, pada Kamis (30/4/2026).
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar