BERITAMAGELANG.ID - Peringatan Hari Wayang Nasional di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan menampilkan 3 dalang anak dan remaja di Kabupaten Magelang. Pentas ini diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang di Pendopo Kantor Kecamatan Muntilan, Sabtu (18/11/2023). Selain untuk memperingati Hari Wayang Nasional juga sekaligus dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2023.
Dalam Sambutan Bupati Magelang yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Slamet Ahmad Husein mengatakan pagelaran ini dalam rangka untuk merayakan Peringatan Wayang Dunia sekaligus Peringatan Hari Pahlawan, memberikan kesempatan bagi semua untuk merenungkan peran penting dan nilai-nilai yang diwariskan oleh dua peristiwa berbeda namun memiliki makna mendalam bagi budaya dan sejarah.
âWayang merupakan seni tradisional yang kaya akan makna dan warisan budaya, memainkan peran penting dalam memperkaya kehidupan dan keberagaman masyarakat kita. Wayang bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga merupakan cerminan kearifan lokal dan sekaligus jendela ke dalam sejarah dan budaya suatu bangsa. Lewat tokoh-tokoh wayang yang megah, kita dapat melihat kebijaksanaan nenek moyang kita dan mendalami akar-akar kebudayaan yang mengakar kuat dalam bumi ini," jelasnya.
Lebih Lanjut Ahmad Husein mengatakan Hari Pahlawan adalah saat kita menghormati dan mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang dengan gagah berani demi kemerdekaan dan kebebasan negara.
âMereka adalah tokoh-tokoh yang berkorban untuk melindungi dan memperjuangkan hak-hak rakyat. Peringatan Hari Pahlawan mengajarkan kita untuk menghargai kebebasan dan tidak melupakan perjuangan mereka dalam mencapainya," katanya.
Pagelaran wayang kulit menghadirkan dalang Anak Ki Rohman Hari DananJaya Fragman Lakon Brajadento Brajamusti dan 3 dalang remaja Ki Muhammad Noval Ardyansyah, Ki Tegar Yudha, dan Ki Arman Nur Arifin dengan Lakon Gatotkaca Winisudha.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar