BERITAMAGELANG.ID - Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah bersama Velvet Anthurium Jateng (VAJ) dari Kota Salatiga menggelar Pameran dan Lomba Anthurium dengan tema A Day To Remember Glowrious Anthuriums di Gedung Wisma Nugraha, Sarangan, Desa Banyurojo Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Sabtu (29/11).
Daya tarik tanaman ini tak pernah habis sejak beberapa tahun lalu, sehingga dijuluki sebagai tanaman masa depan. Bahkan karena pesonanya tanaman hias ini bisa mencapai harga jutaan rupiah.
"Melihat tanaman yang harganya bisa sangat tinggi ini tentu dampaknya bisa buat masyarakat Magelang," kata Wakil Bupati Magelang, Sahid di acara tersebut.
Menurutnya, wilayah Kabupaten Magelang memiliki potensi untuk budidaya berbagai tanaman hias yang bernilai jual.
Kolaborasi pemerintah dan komunitas pecinta tanaman hias lewat Pameran dan Lomba Anthurium dengan tema A Day To Remember Glowrious Anthuriums kali ini menjadi sarana memperkenalkan ke masyarakat.
"Tentu diharapkan itu akan menjadi peluang baru bagi peningkatan ekonomi masyarakat," harap Sahid.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Magelang Sahid, didampingi Kabid Hortikultura pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah Ani Mulyani dan Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Ade Sri Kuncoro Kusumaningtyas melihat langsung tanaman Anthurium yang dipamerkan.
Mereka juga menyempatkan berinteraksi dengan peserta, panitia di sela pentas kesenian tradisional jathilan dan topeng ireng untuk menghibur warga.
Pameran Anthurium di Kabupaten Magelang diikuti sebanyak 270 peserta. Mereka berasal dari berbagai kota di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Yogyakarta. Mereka diberi kebebasan menampilkan tanaman anthurium berbeda, hasil perkawinan silang mandiri.
"Kami bangga yang dulu dikatakan daun tidak ada nilainya, melalui pameran tanaman hias seperti sekarang ini daun menjadi bernilai," ungkap Kabid Hortikultura pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Ani Mulyani.
Ia mencontohkan, dalam event kali ini juga ada tanaman anthurium mini yang harganya mencapai Rp35 juta, bahkan ada yang mencapai ratusan juta rupiah.
Harga jual tanaman Anthurium itu, lanjutnya, tidak ada standarisasi yang mengikat. Hanya saja nilai jual tetap berdasar pada keunikan, dan keindahan tanaman.
"Ini membuktikan tanaman hias maupun produk Jawa Tengah apapun semakin tahun menjadi tuan rumah di negeri sendiri," kata dia.
0 Komentar