Pemerintah Kabupaten Magelang Menyelengarakan MTQ Pelajar

Dilihat 1955 kali
Wakil Bupati Magelang Edi Cahyana mengambil sumpah kepada juri lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Pelajar XXXIII, Musabaqah Hifdz Al Qur'an (MHQ) Pesantren XVI, dan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXVIII tingkat Kabupaten Magelang.

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang menyelengarakan lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Pelajar XXXIII, Musabaqah Hifdz Al Qur'an (MHQ) Pesantren XVI, dan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXVIII yang dibuka oleh Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana, di Pondok Pesantren Pabelan, Mungkid, Sabtu (27/4/2019).

Adapun cabang yang dilombakan adalah Cabang Tilawah Putra/putri golongan anak-anak, remaja dan dewasa. Cabang tahfidz dan Tilawah Juz 1 dan 5 juz putra/putri. Dan cabang Tahfidz golongan 10, 20 dan 30 juz putra/putri.

Sebelum lomba, Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana mengambil sumpah para dewan juri kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya Edi menyampaikan, Al-quran sebagai petunjuk yang mengatur segala tata cara kehidupan manusia, dengan susunan yang indah, kalimat yang baik dan gaya bahasa yang mengagumkan, yang mampu memberikan inspirasi yang tidak pernah kering kepada manusia.

"Sehingga dengan membaca Al Quran dan merenungkan ayat-ayat yang terkandung di dalamnya akan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Salah satu upaya kita untuk mendalami Al Quran adalah dengan mengadakan kegiatan ini, yang juga bertujuan untuk meningkatkan syiar Islam," ujarnya.

Ketua Panitia Kegiatan tersebut Drs. Jawawi, menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan pada Allah SWT, meningkatkan kecintaan kepada Al Quran, tingkatkan tali Ukhuwah Islamiyah dan tingkatkan prestasi baik secara kualitatif maupun kuantitatif di tingkat provinsi maupun nasional.

"Selain itu juga ditambah dengan tema kegiatan ini yaitu Mengantar Generasi Qurani Berprestasi dan Cinta NKRI.

Musabaqah ini sebagai sarana Fastabiqul Khoirot guna mencari yang terbaik di antara yang baik. Siapapun yang menjadi juara harus berdasarkan objektifitas dari para Dewan Hakim," ucap Jawawi.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar