BERITAMAGELANG.ID - Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang akan menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) ke 17 di Muntilan selama dua hari pada 14 - 15 September 2019.
Musyda merupakan forum tertinggi organisasi Pemuda Muhammadiyah di tingkat kabupaten dan kota.
"Kegiatan ini memiliki posisi dan peran strategis bagi perjalanan organisasi di masa mendatang mengingat nantinya akan diputuskan pedoman dan juga program kerja serta pemilihan pimpinan organisasi yang baru," kata Steering Committee (SC) Musyda Anang Arfiyanto di sela rapat panitia, Jumat (13/9).
Agenda dalam Musyda ini antara lain adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode 2015 - 2019. Terhadap LPJ yang disampaikan akan dilakukan evaluasi untuk kepentingan perbaikan perjalanan organisasi ke depannya.
"Melalui Musyda, berbagai wacana dan gagasan terkait gerak langkah organisasi akan dibahas dan selanjutnya akan diputuskan menjadi pedoman dalam menjalankan roda organisasi," lanjut Anang.
Selanjutnya juga akan dipilih formatur Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah. Formatur terpilih nantinya diberikan mandat untuk menyusun kepengurusan periode tahun 2019 - 2023.
"Kemudian juga akan dibahas beberapa persoalan yang selama ini muncul di daerah yang hasilnya nanti akan dijadikan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Magelang," ungkapnya.
Musyda yang menjadi agenda rutin organisasi setiap empat tahun sekali ini juga diharapkan mampu menjadi sarana konsolidasi di antara kader dengan segala potensi yang dimilikinya sehingga nantinya akan muncul ide dan gagasan baru yang mampu memperkuat peran dan kontribusi organisasi dalam berbagai bidang kehidupan.
Tema pelaksanaan Musyda kali ini adalah Memajukan Dakwah Islam, Menuju Kabupaten Magelang Berkemajuan.
"Tema ini diharapkan mampu memberikan motivasi dan spirit bagi seluruh kader Pemuda Muhammadiyah dalam memberikan peran dan kontribusinya bagi umat dan masyarakat khususnya di Kabupaten Magelang," harapnya.
Kegiatan ini akan diikuti oleh utusan dari Pimpinan Cabang dan Ranting Pemuda Muhammadiyah se- Kabupaten Magelang dengan jumlah sekitar 300 peserta. Pembukaan Musyda rencana akan dilaksanakan pada Sabtu (14/9) sore di Aula SMK Muhammadiyah 2 Muntilan.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar