BERITAMAGELANG.ID-Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Badan Narkotika Nasional menyelenggarakan sosialisasi Pencanangan dan Deklarasi Sekolah Bersinar "Sekolah Bersih Narkoba" tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Magelang di Pendopo Setda Kabupaten Magelang pada Rabu (10/07/2024).
Dalam kesempatan tersebut PJ Bupati Magelang memberikan sambutan yang diwakilkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menyampaikan Generasi muda merupakan aset yang sangat berharga. Mereka adalah calon pemimpin yang akan menentukan arah masa depan bangsa. Oleh karena itu, mereka harus disiapkan sebaik-baiknya jangan sampai terjebak oleh hal-hal negatif yang dapat mengancam masa depannya.
"Salah satu ancaman terbesar bagi generasi muda saat ini adalah penyalahgunaan narkoba. Penyalahgunaan narkoba ibarat "pembunuh berdarah dingin" yang mengintai setiap saat, menghancurkan masa depan bahkan siap merenggut nyawa," kata Nanda.
Sementara itu Dandim 0705 Magelang Letkol Inf Jarot Susanto menyampaikan, seorang pelajar adalah harapan bangsa, dibutuhkan prestasi semangat dan niat tulus membangun masa depan yang gemilang dan mulia.
"Banyak faktor penyebab yang menyebabkan remaja yang terjerat kasus narkoba diantaranya factor social, ekonomi, pendidikan dan keluarga. Perlu adanya sinergi serta peran dan aksi nyata untuk memberantas peredaran narkoba di kalangan remaja. Diantaranya penyuluhan dan edukasi, kampanye anti narkoba, kolaborasi dengan stakeholder dan satgas anti narkoba," kata Jarot.
Menurutnya, melalui Pencanangan dan Deklarasi Sekolah Bersinar ini merupakan langkah nyata yang harus diikuti dengan tindakan-tindakan konkret. Program-program pencegahan harus terus digalakkan, mulai dari sosialisasi, penyuluhan, keteladanan hingga pengawasan.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap bahaya narkoba dan program seperti ini dapat terus diagendakan, dilaksanakan dan diimplementasikan secara berkelanjutan di seluruh sekolah/madrasah di wilayah Kabupaten Magelang.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar