Prepegan, Pasar Kaponan Pakis Dibanjiri Warga

Dilihat 168 kali

BERITAMAGELANG.ID - Jelang Hari Raya Idulfitri 1445 H, Pasar Kaponan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang diserbu warga, Selasa (9/4/2024). Masyarakat, terutama orang Jawa, menyebutnya sebagai tradisi prepegan. Tradisi prepegan sendiri adalah aktivitas berbelanja kebutuhan hari raya ke pasar di hari terakhir puasa.


Di Pasar Tradisional Kaponan, hari ini masyarakat tampak tumpah ruah membanjiri pasar di kecamatan Pakis tersebut. Terlebih, Selasa legi, merupakan hari pasaran untuk Pasar Kaponan sehingga warga beramai-ramai memborong berbagai kebutuhan mulai dari pakaian, sembako, kue, dan lain-lain.


"Besok kan sudah lebaran, semoga tidak diundur dan bisa bareng semua lebarannya. Makanya hari ini ikut antre ramai-ramai beli baju buat lebaran," kata pembeli, Suryati (38) saat ditemui di salah satu toko pakaian.


Tak hanya di dalam toko dan pasar, para pedagang, daging, sandal, sepatu hingga bunga yang berada di pinggir jalan juga tak luput diserbu pembeli. Salah satu pedagang sandal dan sepatu, Daniel (40) mengaku ketiban rezeki nomplok. Baru beberapa jam duduk di trotoar, sudah laku lebih dari 10 pasang sandal dan sepatu.


Suasana terik panas matahari tak menyurutkan warga untuk berbelanja. Arus lalu lintas di depan Pasar Kaponan nampak tersendat karena banyaknya kendaraan yang parkir di bahu jalan.


Tradisi prepegan bagi masyarakat Indonesia,  khususnya masyarakat Jawa, lebih mengacu pada pergi ke pasar untuk berbelanja pada hari-hari terakhir bulan Ramadan guna memenuhi kebutuhan lebaran. 


Tradisi prepegan atau orang berbondong-bondong berbelanja ke pasar memenuhi kebutuhan lebaran, telah menjadi tradisi masyarakat Indonesia khususnya Jawa Tengah, sejak puluhan tahun silam.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar