Warga Dusun Babadan 2 Kembali Mengungsi

Dilihat 2617 kali
Evakuasi warga Dusun di KRB III Merapi Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang
BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak 200 warga Dusun Babadan 2, Desa Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang kembali ke pengungsian, Kamis (7/1/2021). Mereka menempati Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan yang merupakan program Desa Bersaudaranya (sister village).

Proses keberangkatan warga yang tinggal di dusun yang berjarak sekitar 5 kilometer dari puncak Merapi tersebut, sempat  tertunda sekitar satu jam karena hujan cukup deras.

Semula, warga telah sepakat untuk meninggalkan rumahnya untuk kembali ke pengungsian pada pukul 12.00 WIB, namun karena hujan, mereka berkumpul sekitar pukul 13.00 WIB.

Camat Dukun, Amin Sudrajad mengatakan, dengan kembalinya para pengungsi dari Dusun Babadan 2 tersebut, saat ini hanya tersisa satu dusun yang masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) III Merapi.

"Hingga saat ini dari sembilan dusun di Kecamatan Dukun yang direkomendasikan BPPTKG untuk warganya diungsikan, tinggal satu dusun yang belum mengungsi. Yakni, warga di Dusun Batur Ngisor, Desa Ngargomulyo," kata Amin.

Ia menambahkan, di Dusun Batur Ngisor yang belum mengungsi tersebut terdata sekitar 120 orang kelompok rentan. Adapun alasan dari warga Batur Ngisor tersebut belum bersedia mengungsi karena masih akan melakukan musyarawah lebih dulu.

"Kami sangat berharap semua warga yang hingga saat ini belum mengungsi, segera mengungsi. Karena peningkatan aktivitas vulkanik  Gunung Merapi sudah sangat tinggi," ujarnya.

Sesampainya di TEA Desa Mertoyudan, para pengungsi diuji rapid test oleh tim kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang.

"Sebenarnya kami baru seminggu lalu pulang dari lokasi pengungsian di Mertoyudan. Dan kini memilih mengungsi kembali karena Merapi mengalami peningkatan," kata Kepala Dusun Babadan 2, Sudarno. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang