BERITAMAGELANG.ID - Berbagai kesenian tarian dan musik, lomba fashion show, lomba desain busana batik umum dan anak, kurasi produk kerajinan, pameran dan lain-lain meriahkan Dekranasda Expo 2022 di lapangan drh. Soepardi Kota Mungkid.
Pembukaan event itu pada Sabtu (26/11/2022) merupakan ajang tahunan yang dilasanakan hingga Minggu (27/11/2022). Dengan mengusung tema "Hasta Karya Bhineka Rupa Kriya,".
Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Magelang, Aslimah Edi Cahyana, menyampaikan, beberapa upaya dilakukan untuk tingkatkan kualitas UKM, kerajinan lokal baik dari sisi produk, maupun sumber daya manusia. Kegiatan yang telah dilaksanakan Deskranada Kabupaten Magelang diantaranya, pelatihan pengembangan desain kerajinan batu, anyaman, bambu, kayu, gerabah, batik pewarna alam, dan juga pelatihan manajemen usaha, penguasaan teknologi informasi, pengembangan jaringan kemitraan, temu bisnis BUMN, komunitas UMKM, Komunitas Difabel, promosi Inakraf Jatim Afair, dan Diskranasda Expo.
Melalui event Dekranasda Expo 2022 untuk mengangkat kerajinan lokal agar kualitas produk mampu berdaya saing di pasar lokal, nasional maupun internasional, sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal.
"Sekaligus memperkenalkan produk-produk unggulan kabupaten Magelang Memberikan motivasi kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk melalui akurasi produk, dan menjaring mitra bisnis," ucap Aslimah, saat membacakan sambutan Ketua Dekranasda Kabupaten Magelang, Christanti Zaenal Arifin.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto, menyampaikan, terdapat peluang besar untuk pengembangan UMKM dan Industri kreatif kerajinan di Kabupaten Magelang. Dengan ditetapkannya Candi Borobudur sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), menjadi salah satu faktor yang menjadi daya dorong bagi tumbuhnya UMKM dan kerajinan kreatif di Kabupaten Magelang.
Termasuk dengan adanya media pemasaran digital bisa membuka akses pasar secara langsung.
"Dengan adanya kegiatan Dekranasda Expo 2022, akan dapat membantu UMKM memasarkan produknya dan menjaring mitra bisnis, serta bisa mendapatkan pemahaman yang luas dalam kegiatan ini," tutur Adi.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar