BERITAMAGELANG.ID - Peringatan Hari AIDS Sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Desember merupakan momen bagi semua lapisan masyarakat untuk mewujudkan pencegahan HIV/AIDS.
Untuk itu Komisi Penanggulangan AIDS bekerja sama dengan Bagian Kesra Setda Kabupaten Magelang menyelenggarakan kegiatan berkonsep edutainmet dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia 2018 dengan tema ''Saya Berani, Saya Sehat'', yang dilaksanakan di Aula Tempat Evakuasi Akhir Desa Tanjung Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang, Kamis (29/11).
Dalam kesempatan tersebut Pj Sekretaris Daerah diwakili Kabag Kesra Setda Kabupaten Magelang Drs. H. Jawawi. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan, kasus-kasus HIV/AIDS bagaikan fenomena gunung es.
"Artinya apa yang tampak pada data dan angka tidaklah mencerminkan keadaan sebenarnya, bahkan sangat mungkin dalam kenyataannya bahwa HIV/AIDS jauh lebih besar dari data dan angka yang ada. Apalagi tingkat kesadaran terhadap penyakit yang masih rendah dan stigma negatif yang masih berkembang di masyarakat terhadap ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS)," paparnya.
Lebih lanjut ia menyebutkan, di Kabupaten Magelang tercatat 161 orang terinfeksi HIV AIDS. Maka kegiatan ini bertujuan menggugah kesadaran masyarakat terhadap bahaya AIDS dan menghilangkan stigma buruk dikriminasi terhadap ODHA.
''Dan ini membutuhkan penanganan serius dan komitmen dari semua pihak, baik dari sisi penanganan, pencegahan, sosialisai dan edukasi kepada masyarakat, sesuai dengan amanah Peraturan Daerah Kabupaten Magelang Nomor 10 Tahun 2016, Pemerintah berkewajiban melakukan upaya penanggulangan HIV/AIDS secara komprehensif, terpadu dan berkesinambungan,ââ¬Â lanjutnya.
Jawawi juga mengajak semua elemen masyarakat meningkatkan kualitas koordinasi untuk mengeratkan kerjasama di lintas sektoral sebagai bagian dari ikhtiar dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Magelang.
"Dengan semangat Hari AIDS Sedunia tahun 2018 yang diperingati setiap tanggal 1 Desember, mari kita tingkatkan kesadaran terutama kalangan generasi muda akan bahaya HIV/AIDS yang mengancam masa depan mereka secara khusus, dan masa depan bangsa pada umumnya," ajaknya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar