SMA Muhammadiyah 1 Muntilan Pentaskan Parade Seni Budaya

Dilihat 4340 kali

BERITAMAGELANG.ID - Untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang seni sekaligus dalam rangka ujian seni kelas XII periode tahun ajaran 2018 - 2019, SMA Muhammadiyah 1 Muntilan menyelenggarakan parade seni yang diikuti ratusan siswa-siswi kelas XII, Sabtu (13/10).

Dalam kesempatan tersebut pimpinan cabang Muhammadiyah Kabupaten Magelang Drs. H. Jumaeri yang hadir sekaligus membuka Parade Seni sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

"Ini menjadi semacam oase di padang pasir di kalangan Muhammadiyah. Muhammadiyah itu dianggap kering dari fungsi seni dan budaya, dalam hal ini SMA Muhammadiyah 1 Muntilan memenuhi itu dan kesenian kesenian yang ditampilkan ternyata juga tidak seperti yang disangka oleh sebagian orang," kata Jumaeri.

Lebih lanjut Jumaeri berharap adanya parade seni ini tidak hanya untuk dinikmati.

"Tapi seni yang bisa membentuk karakter pribadi yang baik, lemah lembut, yang islami dan seterusnya sehingga anak-anak mempunyai kepribadian yang lebih kuat‚ setelah lulus dari SMA Muhammadiyah 1 Muntilan," harapnya.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Muntilan Edie Yusuf mengatakan parade seni ini merupakan bagian dari ujian praktek para siswa kelas XII.

"Penilaian materi uji seni ini sudah dilaksanakan lebih dari 6 atau 7 kali ini rutin tiap tahun," papar Edie.

Menurut Edie, kegiatan ini bertujuan pula untuk mengenal budaya lokal Kabupaten Magelang.

"Di situ (pentas seni) banyak sekali muatan untuk pembentukan karakter baik sosial, tanggung jawab, disiplin, kerjasama dan menghargai orang lain atau orang yang lebih tua juga," tutupnya.

Parade Seni SMA Muhamadiyah 1 Muntilan menampilkan beberapa pertunjukan kesenian seperti karawitan, sendratari Ramayana, kesenian campur, kuda lumping, rampak gedruk dan topeng ireng. 

Hadir pula dalam acara tersebut Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo Kabupaten Magelang Yoga Agung Wardhani, ST., M.Eng., perwakilan SKPD terkait, Forkompimcam Muntilan, serta perwakilan wali murid kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Muntilan.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang