Borobudur Night Carnival 2022 Berlangsung Meriah

Dilihat 3433 kali
Kontingen 10 kota/kabupaten tampil di Borobudur Night Carnival yang berlangsung meriah

BERITAMAGELANG.ID - Sempat terhenti dua tahun akibat pandemi Covid-19, Borobudur Night Carnival kembali digelar. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (27/8/2022) malam ini berlangsung meriah, dengan ratusan peserta dari berbagai Kota/ Kabupaten di Jawa Tengah.


Camat Borobudur, Subiyanto mengatakan Borobudur Night Carnival kali ini mengambil tema Gumebyaring Ratri ing Bumi Borobudur. Borobudur Night Carnival sendiri merupakan event tahunan sejak 2018 yang bertujuan menjadi daya tarik wisata malam di kawasan Borobudur.


"Event Borobudur Night Carnival tertunda 2 tahun karena pandemi. Ini untuk mengembangkan daya tarik wisata malam (di Borobudur) dan lama tinggal wisatawan," kata Subiyanto.

Untuk tahun ini peserta berasal dari 20 desa se-Kecamatan Borobudur dan 10 daerah dari kabupaten/kota di Jawa Tengah. 10 daerah itu meliputi Kabupaten Demak, Kota Salatiga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Pemalang, Kota Semarang, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Semarang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Cilacap.


"Peserta Borobudur Night Carnival antara lain 11 delegasi dari Kabupaten/Kota," ujar Subiyanto.

Setelah vakum dua tahun karena pandemi Covid-19, Kemeriahan BNC sudah lama dinanti warga. Rute peserta BNC dimulai dari lapangan Kujon, melewati jalan Medang Kawulan dan berakhir di terminal Borobudur. Ribuan orang tumpah ruah di sepanjang rute yang dilalui acara tersebut.


Di hadapan warga dan tamu undangan di panggung utama di depan kantor Camat Borobudur, tiap peserta menampilkan pertunjukan sekitar 5 menit.


Sebagai pembuka adalah pasukan Paskibraka, disusul kontingen dari Kota Semarang yang membawakan Tari Warak Ngendog. Dilanjutkan kontingen dari Kabupaten Pemalang yang memeragakan Pesona Kain Goyor. Kontingen dari Kabupaten Banjarnegara kemudian menyusul dengan Tari Kidung Serayu, Kabupaten Demak dengan Dadung Awuk dan sebagainya.

Guna mengantisipasi penularan Covid-19, BNC kali ini diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, salah satunya ialah para peserta harus sudah mendapatkan vaksinasi booster.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang