BERITAMAGELANG.ID - Musim kemarau kali ini petani cabai di Kabupaten Magelang dapat tersenyum lebar, lantaran produktivitas tanaman mereka tetap panen normal dengan harga jual yang melonjak tajam.
Surono, salah seorang petani cabai asal Desa Polengan Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang menuturkan. Biasanya, di musim kemarau serangan hama dan kekeringan menjadi permasalahan klasik yang selalu dihadapi para petani. Karena kekurangan air akan memicu produktivitas hasil panen cabai menurun sehingga harga jual rendah.
"Semula hasilnya kurang memuaskan karena banyak yang busuk batang, patek dan mati akibat hujan di awal tanam," kata Surono, Kamis (11/7).
Sebagian tanaman cabai sempat diserang hama busuk batang dan patek akibat pengaruhi hujan sewaktu tanam. Namun, Surono mengaku masih merasakan keuntungan dari hasil tanam cabainya yang panen maksimal.
"Panennya lumayan. Petani paling tidak bisa panen lima hingga tujuh ton dari luas satu hektar lahan," paparnya.
Keuntungan petani saat ini karena harga jual jenis cabai merah dan keriting juga naik di pasaran. Cabai merah keriting kini naik tajam dari harga Rp 20.000/kg menjadi Rp 43.000/kg. Sedangkan cabai rawit naik dari harga Rp 15.000/kg menjadi Rp 35.000/kg.
"Hasil jual panen lumayan, bisa menutup biaya tanam dan perawatan," ugkap Mujib.
Menurut Mujib, cabai dari lereng Gunung Merapi biasanya menjadi andalan pasar luar daerah.
"Kita jual ke pengepul untuk dijual paket ke wilayah Jakarta dan Lampung," jelasnya.
Meski hasil panen relatif sedikit dan harga mengalami kenaikan, tidak berpengaruh terhadap pasokan cabai di wilayah Kabupaten Magelang. Kebutuhan cabai masyarakat wilayah Kabupaten Magelang hingga saat ini masih aman terpenuhi.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar