Panwaskab Magelang Launching Kader Keluarga Anti Money Politic

Dilihat 1382 kali
Pemukuan kentongan oleh Pjs Bupati Magelang dan Forkopimda menandai launching keluarga anti money politic Panwaskab Magelang, Rabu (06/06)

BERITAMAGELANG.ID - Mencegah aksi politik uang dalam ajang pesta demokrasi Pilkada serentak 2018, Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab) Magelang menggelar launching 100 Kader Keluarga Anti Money Politic.

Acara yang digelar di Balkondes Wringin Putih, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (06/06) tersebut dihadiri Ketua Komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Fajar Daka, Pjs Bupati Magelang Tavip Supriyanto, Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo, Kajari Magelang Eko Hening dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Yogyo Susaptosono.

Dalam sambutannya, Ketua Panwaskab Magelang Habib Saleh menjelaskan deklarasi ini bertujuan mensuseskan Pemilu 2018. Menolak politik uang merupakan gerakan moral bersama dalam menciptakan Pemilu bersih.

"Kali ini merupakan 'gerakan bola salju', dari sedikit orang yakni dimulai dari keluarga, semakin lama semakin besar dalam menekan aksi money politik," jelas Habib.

Konsep acara sosiaslisasi pengawasan partisipasif ini adalah sarasehan dan deklarasi bersama yang ditandai dengan pemukulan kentongan dan menyalakan ratusan lilin. Aksi tersebut sebagai simbol komitmen bersama dalam menekan terjadinya politik uang.

Sementara itu Pjs Bupati Magelang Tavip Supriyanto mengapresiasi kegiatan keatif dan inovatif Panwaskab Magelang. Ia berharap kegiatan ini dapat ditiru oleh daerah lain.

"Money politic harus kita cegah karena itu menjadi awal korupsi. Kegiatan inspiratif Panwas Magelang ini bisa ditiru oleh daerah lainnya," ujarnya.

Seperti diketahui, imbuh Tavip, sekitar 17 Kepala Daerah saat ini tertangkap tangan kasus korupsi. Hal itu merupakan dampak dari politik uang.

"Itu terjadi karena dalam merintis mereka melalui ongkos politik. Sehingga saat menjabat mereka lebih cenderung berfikir cara mengembalikannya melalui proyek dan jual beli jabatan. tidak berfikir menjalankan visi dan misi," ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Fajar Saka. Menurutnya, gerakan moral deklarasi Keluarga Anti Money Politic ini bisa menginspirasi daerah lain. Karena keluarga sangat efektif untuk mendidik generasi anti politik uang.

"Prosesnya jangka panjang melalui keluarga sebagai embrio kampung anti money politic. Panwas Kabupaten Magelang mempeloporinya. Gerakan ini kemudian diikuti oleh sejumlah daerah lain seperti Cilacap, Banyumas, dan Wonosobo," terangnya.

Lebih lanjut Fajar mengungkapkan, meski menghapus politik uang tidak mudah, dengan sosialisasi yang masif akan memberi manfaat bagi semua.

"Mengajak memang tidak mudah, tapi informasi tersampaikan bagaimana anti money politic berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat kita," tutupnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar