BERITAMAGELANG.ID - Ratusan orang mengikuti senam masal setelah sebelumnya melakukan kegiatan gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dalam rangkaian kegiatan Pencanangan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dan peringatan hari Cuci Tangan Pakai Sabun sedunia.
Minggu (21/10) dengan bertempat di Lapangan Donorojo Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang yang juga tergabung dalam kegiatan Kopdar Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) mulai dilaksanakan Sabtu-Minggu (20-21/10). Dalam kesempatan itu juga dihadiri oleh Forkompincam Mertoyudan dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang.
"Ini menjadi gerakan yang membanggakan karena juga didukung oleh pemerintah Desa Donorojo dalam mengkampanyekan perilaku hidup sehat," ucap Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti di sela-sela kegiatan tersebut.
Dalam kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun, dipraktekan tujuh gerakan mencuci tangan, dengan diperagakan di atas panggung dan seluruh hadirin mengikuti gerakan tersebut.
"Tangan menjadi sumber penyakit bila tidak bersih. Karena semua aktifitas dilakukan dengan menggunakan tangan. Dalam hal ini bertujuan mencuci tangan pakai sabun menjadi budaya masyarakat. Termasuk budaya olahraga seperti senam juga menjadi kebiasaan masyarakat ke depannya," papar Retno.
Terkait dengan Kopdar Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) yang tergabung dalam acara tersebut, Retno menyampaikan bahwasanya kampanye Germas dan CTPS dapat disebarluaskan oleh peserta kopdar di daerah masing-masing.
"Harapan kami bagi peserta kopdar sepeda tua, bisa turut membantu mengkampanyekan Germas dan CTPS didaerah asal mereka," ungkap Retno.
Sementara itu ketua Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Koordinator Wilayah Magelang, Muhammad Sani Lais, menuturkan, dengan peserta gowes sepeda onthel tua lebih kurang 1.500 orang, start dari Lapangan Donorojo gowes bareng menuju Candi Borobudur.
"Kami mendukung Germas dan CTPS, termasuk dengan gowes ini membudayakan masyarakat untuk rutin bergerak dan berolahraga. Acara ini Kopdar Komunitas Sepeda yang jadi satu dengan acara pemerintah Germas dan CTPS, diikuti dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bekasi, Depok, Garut, Bandung, Jawa Tengah, Ngawi, Surabaya, Sidoarjo dan lainnya. Juga turut memperkenalkan Kabupaten Magelang kepada warga luar daerah," tutur Sani.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar