BERITAMAGELANG.ID - Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Zainatul Malikah mengungkapkan kesehatan masyarakat ditentukan empat faktor, yakni keturunan, pelayanan kesehatan, perilaku dan lingkungan.
Terkait pengolahan makanan bagi pengusaha kuliner di bidang pariwisata, harus memperhatikan kebersihan makanan, termasuk sanitasi lingkungannya.
Sangat dianjurkan, bagi pengusaha kuliner lokasinya jauh dari tempat pembuangan sampah dan daerah industri.
"Di sisi lain, tempat produksinya juga harus kuat, kokoh, ventilasi dan sirkulasi udaranya lancar, tempat pembuangan sampah ada dan air serta sanitasinya juga lancar," ujar Zainatul dalam bimbingan teknis program Cleanliness Health Safety dan Environment Sustainability (CHSE) di Hotel Grand Artos Magelang, Kamis (3/12/2020).
Selain lokasi, kata Zainatul, tenaga produksinya juga harus diperhatikan. Diantaranya harus pakai sarung tangan, masker dan rambut tertutup.
"Saat produksi, tidak boleh merokok dan pakai perhiasan. Intinya selalu jaga kebersihan diri, agar olahan makanan yang dihasilkan bener-bener higiens," pungkasnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar