Ada 8 Patung Buddha Asal Thailand Berlapis Emas di Waisak Tahun Ini

Dilihat 4377 kali
Patung Buddha berlapis emas di altar Waisak Candi Mendut Kabupaten Magelang

BERITAMAGELANG.ID - Selain ritual jalan kaki Biksu Thudong Thailand ke Candi Borobudur, ada hal lain yang tak kalah menarik dalam perayaan Waisak 2567 BE/2023 yakni keberadaan delapan patung Buddha berlapis emas.


Delapan patung tersebut berada di altar utama Candi Mendut Kabupaten Magelang yang dibawa langsung dari Negeri Gajah Putih Thailand.

 

Panitia altar utama Candi Mendut, Bhante Nu mengungkapkan emas melambangkan kemuliaan pada Sang Buddha yang digunakan sebagai sarana puja. Nantinya patung tersebut digunakan dalam prosesi penyemayaman Api Dharma dan Air Berkah Waisak 2567 Buddhis Era tahun 2023 yang ada di Candi Mendut.


Delapan patung buddha berukuran kecil dan sedang tersebut melambangkan kemuliaan Sang Buddha. Keberadaannya sebagai sarana puja yang nantinya juga akan dibawa ke altar utama Candi Borobudur, bersama dengan Api Dharma dan Air Berkah Waisak pada Minggu (4/6) pagi.

 

"Iya jadi kita bawa patung, punya tim bawa patung Buddha dari Thailand. Supaya umat umat Buddha ataupun non Buddhis bisa foto bisa lihat," kata Bante Nu di sela kesibukan prosesi Waisak di Candi Mendut.


Bukan tanpa sebab, panitia waisak tahun ini sengaja membawa patung buddha berlapis emas terebut dari Thailand sebagai edukasi kepada umat Buddha yang menunjukan kemuliaan sang Buddha. Selain itu diharapkan juga menambah khidmat para umat dalam menjalankan prosesi ibadah.


Patung Budha tersebut juga melambangkan aktivitas sang Buddha dalam mengajarkan ilmunya kepada para murid seperti dalam keadaan berbaring, duduk, berdiri dengan sikap tangan ke depan.


"Bahwa kita punya yang sembahyang kita punya umat tambah semangat tambah keyakinan kita dalam spiritual dalam rangka hari raya waisak, patung yang lapis emas dari thailand dibawa langsung dari Thailand," pungkasnya.

 

Dalam pelaksanaan peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2567 BE/2023 di Candi Borobudur pada 4 Juni 2023 akan diikuti ribuan umat Buddha dari Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) dan Permabudhi (Persatuan Umat Buddha Indonesia) dan lembaga-lembaga keagamaan Buddha lainnya juga akan dihadiri banyak Bikkhu dari mancanegara seperti Thailand, Singapura, dan Malaysia.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang