BERITAMAGELANG.ID - Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sulfatara Kabupaten Magelang memperingati ulang tahun yang ke 17 di aula TEA Tanjung Kecamatan Muntilan, Kamis (11/5/2023).
Koordinator kegiatan peringatan HUT Ke-17 Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sulfatara Kabupaten Magelang, Murwanto dalam sambutanya mengatakan tema HUT ke-17 ini adalah Urip Iku Urup.
"Yang artinya kita hidup di dunia ini harus mampu memberi, mampu menolong dan mampu membantu kepada sesama khususnya di wilayah Kabupaten Magelang," ungkapnya.
Murwanto mengatakan pada kegiatan ini juga diserahkan bantuan paket sembako kepada total 150 disabilitas dan lansia dari 4 kecamatan yaitu Muntilan, Salam, Srumbung, dan Dukun.
"Kegiatan pembagian paket sembako ini bekerja sama dengan Sentra Rehabilitasi Antasena Magelang yang masing-masing paket bernilai 600 ribu rupiah," ungkap Murwanto.
Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Bela Pinarsi mengapresiasi semangat dan peran aktif Tagana yang selama ini telah menjadi ujung tombak dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana.
"Apresiasi buat Tagana Kabupaten Magelang tanpa terasa sudah berusia 17 tahun ibarat remaja kalau perempuan ya lagi cantik-cantiknya kalau cowok lagi ganteng-gantengnya, dan semangatnya lagi kencang-kencangnya terbukti pada kegiatan yang dilaksanakan hari ini," jelas Bela Pinarsi, selaku penasehat Tagana Sulfatara Kabupaten Magelang.
Bela Pinarsi menambahkan, Tagana Sulfatara Kabupaten Magelang tugasnya tidak hanya taruna siaga bencana tetapi juga terlibat kegiatan lainnya.
"Tidak hanya berkegiatan sosial saat bencana saja tetapi sekarang Tagana Sulfatara Kabupaten Magelang sudah punya usaha mandiri inilah yang kami harapkan," tambahnya.
Pada akhir kegiatan dilakukan pemotongan tumpeng oleh Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Bela Pinarsi yang diberikan kepada Koordinator kegiatan peringatan HUT Ke-17 Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sulfatara Kabupaten Magelang, Murwanto.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar