Peringati World Clean Up Day 2023 Siswa SMPN 1 Ngablak Lakukan Bersih Lingkungan dan Tanam Pohon Aren

Dilihat 2335 kali
Peringati World Clean Up Day 2023, Siswa SMPN 1 Ngablak dan Forkomcam dan DLH Kabupaten Magelang melakukan gerakan bersih lingkungan di Lapangan Surokrido Ngablak, dan penanaman bibit aren di lingkungan sekolah.

BERITAMAGELANG.ID - Dalam memperingati World Clean Up Day (Hari Bersih-bersih Sedunia) tahun2023, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang, melakukan 'Gerakan Pungut Sampah' yang melibatkan guru dan semua siswa SMP Negeri 1 Ngablak, Kabupaten Magelang. Usai membersihkan sampah lingkungan, dilanjutkan  penanaman pohon aren di kebun sekolah.

"Kegiatan bersih lingkungan dan penanaman pohon, sebagai upaya menjaga kebersihan  melakukan penghijauan untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentinya konservasi air maupun tanah," kata Kepala DLH Kabupaten Magelang, Syarifudin melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PSPKLH), Uswatun Wulandari, Jumat (8/9-2023).

Sebanyak 100 bibit pohon aren yang ditanam, sebanyak 47 bibit aren ditanam di kebun milik sekolah SMPN 1 Ngablak. Kegiatan yang melibatkan komite sekolah, guru dan para siswa SMPN 1 Ngablak, serta Forkopimcam Ngablak yang dilakukan DLH Kabupaten Magelang dalam memperingati World Clean Up Day (Hari Bersih-bersih Sedunia) tahun2023. Selain itu, Kecamatan Ngablak dipersiapkan menjadi kawasan menuju Proklim (Program Kampung Iklim).

Program Kampung Iklim merupakan program berlingkup nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, guna mendorong masyarakat untuk melakukan peningkatan kapasitas adaptasi, terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca, serta memberikan penghargaan terhadap upaya-upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, yang telah dilaksanakan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Menurut Wulandari, penanaman pohon aren dalam rangka penghijauan dan untuk meningkatkan kesadaran siswa dan warga sekolah tentang pentingnya konservasi air maupun tanah, sebagai wujud sekolah peduli lingkungan yang telah memperoleh predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi, dan bersiap  maju ke tingkat Nasional

"Jumlah bibit bantuan DLH, sebanyak 100 bibit aren yang ang di tanam di lingkunga sekolah ada 47 bibit. Sisanya di tanam di desa sekitar lingkungan SMP Negeri 1 Ngablak, karena ada 80 orang kader adiwiyata, sehingga menjadi pelopor terhadap sekolah peduli lingkungan dan penghijauan," ujarnya.

Kepala SMPN 1 Ngablak, Rusman As'ari mengaku senang dan bangga atas keterlibatan jajaran sekolah dan siswanya dalam  kegiatan World Clean Up Day 2023 ini. Sebab melalui kegiatan ini, para siswa bisa mengaplikasikan pengetahuan dalam penanaman pohon aren terhadap fungsi dan manfaat bagi  lingkungan, terutama yang terkait konservasi air dan menjadi kelestarian alam.

 "Semoga ini sebagai awal yang baik untuk pendidikan murid-murid di SMPN 1 Ngablak, karena menjadi sarana untuk peningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat, juga pentingnya konservasi air maupun tanah. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, agar kegiatan ini bisa berlanjut," pintanya.

Sementara itu, Camat Ngablak, Pujo Ihtiyarto menambahkan, akan  terus mendukung program Adiwiyata SMPN 1 Ngablak, juga mendukung desa-desa di Kecamatan Ngablak menuju kecamatan Proklim, sehingga akan tercipta kawasan lingkungan yang sehat bersih dan hijau, begitu juga lingkungan sekolah yang bersih nyaman asri dan sehat, sehingga mendukung para siswa dalam belajar.

"Gerakan pungut sampah dan menanam pohon aren ini, merupakan edukasi luar biasa bagi anak-anak sebagai generasi menerus ke depan, agar mereka tetap peduli dan terus menjaga lingkungan yang bersih hijau oleh rindangnya pohon, sehingga kelestarian air bisa terjaga. Dengan pohon aren yang ditanam ini, nantinya akan muncul mata air yang banyak disamping menambah sejuk lingkungan sekolah," katanya.

Senada dikatakan Budiyono Ketua Komite Sekolah SMPN 1 Ngablak, dengan penanaman pohon aren di lingkungan SMP Negeri 1 Ngablak, sepenuhnya mendukung kegiatan tersebut karena penanaman pohon aren sangat penting  untuk menghijaukan area sekitar. Pohon aren memiliki daun yang lebat, dan dapat menciptakan bayangan yang luas, sehingga membantu menurunkan suhu udara dan memberikan ruang teduh bagi tanaman lain di sekitarnya.  

Selain untuk penghijauan, katanya, juga bisa untuk konservasi air karena pohon aren dikenal memiliki sistem akar yang kuat, dan mampu menampung air dengan baik. "Semoga dengan kegiatan ini SMP Negeri 1 Ngablak lebih maju, dan bisa menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Nasional, sehingga menjadi percontohan sekolah yang lain," pungkas Budiyono.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar