Orang Depresi Jadi Sasaran Operasi Pekat Satpol PP

Dilihat 2695 kali

BERITAMAGELANG.ID - Satpol PP Kabupaten Magelang melakukan Operasi Pekat penertiban Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) Gabungan dengan Satpol PP Prov. Jateng, Satpol PP Prov. DIY, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang serta Kecamatan Salam yang diselenggarakan di Wilayah Perbatasan Prov. Jateng - DIY di Kabupaten Magelang dan Sleman, Selasa (19/3).

Operasi dilakukan bertujuan untuk menciptakan ketenteraman dan ketertiban masyarakat khususnya di wilayah perbatasan.

"Sasaran kami adalah Orang-orang dengan depresi berat, karena kami sering mendapat aduan bahwa terkadang mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Oleh karena itu dilakukan penjaringan guna memberikan pelayanan kepada mereka agar diperiksa kesehatannya, dibersihkan dan yang masih punya keluarga akan dikembalikan ke keluarga. Yang perlu penanganan ke RSJ akan dikirim ke RSJ," jelas Kabid Trantibum Satpol-PP Jawa Tengah, Drs. Suharyanto, MH di sela giat Operasi Pekat.

Kabid Penegakan Perda Satpol-PP DIY, Lilik Andi Riyanto menambahkan, kegiatan tersebut berhasil menjaring 9 orang dengan depresi berat.

"Dari jumlah tersebut yang berasal dari Kabupaten Magelang sebanyak 4 orang dan luar daerah sebanyak 5 orang," kata Lilik.

Diantara 9 orang tersebut, 2 diantaranya tidak dapat diajak berkomunikasi sehingga petugas tidak mendapatkan identitasnya. Selanjutnya mereka yang berasal dari Kabupaten Magelang dibawa ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan dan pendataan dan satu orang dibawa ke RSJ. Sedangkan yang berasal dari luar daerah dibawa ke Dinas Sosial DIY oleh Satpol-PP DIY.

"Dengan dilaksanakan kegiatan operasi bersama lintas perbatasan, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat terutama dalam penyelenggaraan tibum tranmas (ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat).

Operasi bersama akan ditingkatkan lagi, terutama menjelang Pemilu 2019 agar tercipta kondisi yang aman tentram dan tertib," ujar Kabid Trantibum Satpol-PP Kabupaten Magelang Sungedi, SH, MM.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang