BERITAMAGELANG.ID - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menghadiri sarasehan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Setda Kabupaten Magelang, Selasa (15/8/2023). Ganjar tiba di lokasi sarasehan sekitar pukul 15.30 WIB setelah berkunjung ke beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Magelang.
"Selamat datang di Kabupaten Magelang kepada Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ganjar Pranowo yang telah berkenan berkunjung di Kabupaten Magelang pada hari ini. Mohon arahan dan bimbingannya dari Bapak Gubernur untuk kami pemerintah dan masyarakat Kabupaten Magelang," tutur Zaenal.
Dalam sambutannya, Ganjar mengingatkan semua pendiri bangsa bersatu ingin membangun negara bersama. Ia mengatakan, persatuan Indonesia harus diwujudkan dalam aksi yang nyata. Lebih lanjut, Ganjar menegaskan pemerintah tidak progresif menghadapi perubahan lingkungan pada situasi global ini maka akan tertinggal, sehingga birokrasi yang mempersulit rakyat itu dirasa kuno.
"Pancasila in action, seperti apa? Saya ingatkan secara global semua berubah, ekonomi berkembang termasuk digitalnya, SMD harus siap tapi integritas dan anti korupsi juga harus berjalan. Mari kita renungkan, hari ini kita sudah sampai di situ belum? jika belum maka kita lah yang harus membereskan itu. Ini PR 78 tahun Indonesia merdeka yang harus kita sampaikan kepada masyarakat," ujar Ganjar.
Pada kesempatan tersebut, di penghujung masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar juga menyampaikan terima kasih dan berpamitan kepada masyarakat Kabupaten Magelang.
"Saat ini, kebetulan saya bertemu dengan masyarakat Kabupaten Magelang. Mungkin ada yang mendapatkan hasil dari kerja sama dan mungkin ada yang belum mendapatkan sesuatu. Saya secara pribadi dan atas nama wakil gubernur mohon pamit dan minta maaf, saya berharap betul bapak dan ibu yang ada disini pasti bisa mewujudkan Jawa Tengah yang lebih baik," lanjutnya.
Ganjar berpesan, di Hari Ulang Tahun ke-78 tahun Republik Indonesia ini dapat digunakan sebagai momen untuk memberikan kemudahan kepada rakyat.
"Kita terlalu sering dilayani oleh rakyat, sehingga kita lupa bahwa tugas kita adalah sebagai pelayan masyarakat," pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda, Jajaran Forkopimda, para kepala OPD, camat, serta Pimpinan BUMN dan BUMD di Kabupaten Magelang.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar